Wednesday, October 30, 2019

Kartu Penyandang Disabilitas Pemprov DKI Jakarta Sudah Menjangkau 7.137 Peserta

Kartu Penyandang Disabilitas Pemprov DKI Jakarta Sudah Menjangkau 7.137 Peserta

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menghadirkan sejumlah kartu untuk meningkatkan kesejahteraan sosial di Jakarta. Melalui kartu tersebut, warga tidak mampu mendapatkan berbagai kemudahan untuk memenuhi kebutuhan dan beraktivitas sehari-hari. 

Mau punya mobil klasik tapi dengan harga yang murah dan pastinya recommended? ya cuma di web lelang mobil jakarta kamu bisa dapetin itu semua! tunggu apa lagi? langsung mampir aja!

Dalam dua tahun masa pemerintahan Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, jangkauan penerima kartu pun diperluas. Secara keseluruhan jumlah pemegang kartu-kartu bantuan sosial DKI Jakarta jumlahnya mencapai 1.107.000-an orang. Tak hanya untuk peserta didik, tetapi juga untuk warga lanjut usia (lansia) yang tidak mampu, para pekerja dengan UMR, dan yang terbaru ditujukan untuk penyandang disabilitas. 

Pada 28 Agustus 2019 lalu, Gubernur Anies Baswedan telah meluncurkan Kartu Penyandang Disabilitas. Program ini bertujuan mencegah terjadinya kerentanan sosial bagi para Penyandang Disabilitas di Jakarta, sekaligus memenuhi kebutuhan dasar mereka.

Kamu merasa beruntung? uji keberuntunganmu di sbobet dan buktikan!

Kartu Penyandang Disabilitas Pemprov DKI Jakarta Sudah Menjangkau 7.137 Peserta

Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta bekerja sama dengan Bank DKI untuk menyalurkan dana bantuan sebesar Rp 300.000 per orang per bulan yang dapat dicairkan setiap triwulan. 

Penyandang Disabilitas yang menerima KPDJ merupakan penduduk Provinsi DKI Jakarta yang terdaftar dan ditetapkan dalam Basis Data Terpadu (BDT), memiliki NIK Daerah Provinsi DKI Jakarta, serta Penyandang Disabilitas berada di luar panti baik milik pemerintah maupun daerah.

Kamu tahu? Artis dan influencer terkenal bisa loh promosiin barang yang kamu jual! langsung aja coba di influencer marketing types

“Penerima Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta pada tahap I berjumlah 7.137 dari total jumlah yang terdata dalam Basis Data Terpadu sebanyak 14.459 orang. Dari 7.137 orang, dibagi ke dalam 5 wilayah," ungkap Irmansyah, Kepala Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta.

Dari 5 wilayah tersebut, Jakarta Timur menjadi daerah dengan penerima Kartu Penyandang Disabilitas terbanyak. "Untuk Jakarta Pusat sebanyak 1.042 orang, Jakarta Utara berjumlah 1.322 orang, Jakarta Barat berjumlah 1.018 orang, Jakarta Selatan berjumlah 1.361 orang, dan Jakarta Timur berjumlah 2.352 orang, serta Kepulauan Seribu sebanyak 42 orang,” tutur Irmansyah.

sumber : liputan6.com

Monday, October 14, 2019

TOP 3 NEWS: KALA GEMPA BANTUL DAN ERUPSI GUNUNG MERAPI TERJADI BERSAMAAN

Gunung Merapi Meletus

Jakarta - Top 3 NewsGunung Merapi di Yogyakarta kembali erupsi, Senin, 14 Oktober 2019. Hal ini diungkap oleh Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) dalam akunnya @BPPTKG. 

Saat terjadi erupsi, secara bersamaan gempa bumi menggoyang Bantul, Yogyakarta. Lindu terjadi pada pukul 16.31 WIB dengan magnitudo 2,8. Kedalaman gempa 10 kilometer.

Sementara itu, media sosial dihebohkan dengan kelompok crosshijaber. Crosshijaber adalah pria yang suka memakai baju muslim. Kadang, lengkap dengan hijab bahkan cadar. 

Lalu, apa tanggapan MUI terkait fenomena ini? 

Mau produk yang anda jual di promosikan artis terkenal? langsung aja cek linknya di influencer marketing platform

1. Gempa Goyang Bantul dan Erupsi Gunung Merapi Terjadi Bersamaan

Gunung Merapi di Yogyakarta erupsi pada pukul 16.31 WIB. Awan panas tersebut menyembur dengan durasi 270 detik.

Atas kejadian ini, BPPTKG merekomendasi jarak bahaya sejauh 3 km dari puncak Gunung Merapi. Di luar radius tersebut masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa.

Saat erupsi Gunung Merapi berlangsung, gempa menggoyang Bantul Yogyakarta. BMKG mencatat gempa yang terjadi pukul 16.31 WIB tersebut bermagnitudo 2,8 SR.

Mau punya mobil klasik dengan harga yang murah dan dijamin recommended? langsung aja cek linknya di lelang mobil jakarta hari ini

2. Heboh Crosshijaber, Apa Itu?

Media sosial tengah dihebohkan oleh kelompok crosshijaber. Apa itu? Crosshijaber adalah pria yang suka memakai baju muslim.

Model yang sering kali digunakan adalah baju panjang dan lebar. Kadang, lengkap dengan hijab bahkan cadar. Sehingga tak ada yang tahu kalau sebenarnya mereka adalah pria.

Namun, mereka mengaku tidak punya penyimpangan orientasi seksual.

Mereka bahkan memiliki komunitas. Salah satunya @crosshijaber di Instagram. Beberapa netizen yang pernah membukanya, meng-capture dan membagikan di akunnya.

ayo uji keberuntunganmu di taruhan bola

3. MUI: Crosshijaber Haram

Crosshijaber, komunitas pria-pria yang suka berdandan layaknya wanita berhijab. Mereka menggunakan baju muslim, dan seringkali model panjang dan lebar ala pakaian syar'i. Lengkap dengan hijab bahkan cadar.

Sehingga seringkali tak ada yang tahu kalau sebenarnya mereka adalah pria.

Menanggapi fenomena crosshijaber tersebut, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) menganggap hal itu suatu tindakan yang diharamkan dalam ajaran Islam.

Zainut Tauhid pun menghimbau kepada seluruh pihak untuk mewaspadai fenomena tersebut. Mengingat belum diketahuinya motif dari mereka yang melakukan hal itu.